Jangan Idealis Kopi

Hampir 7 tahun belakangan ini, Pamor kopi semakin naik daun dari tahun ke tahun. Hal tersebut dikarenakan kerja keras dari berbagai pihak sehingga terciptalah image product yg premium, ditambah dengan product knowledge & alat – alat yg serba mahal. Tujuannya bisnis. Agar semua pelaku bisa hidup makmur.

Tapi di 7 tahun belakangan Kopi bukan lagi sebuah cerita indah di warkop, pos / ruang keluarga. Saat ini, diberbagai sudut coffeeshop, kopi adalah image, adu kepintaran, adu lidah & mahal – mahalan alat. Sepertinya keliatan konyol, tapi memang kenyataannya seperti itu. 

Saat ini berbicara kopi adalah momok yang menyeramkan. Karena disamping harus mengetahui all about coffee, juga harus diimbangi dengan lidah yang peka & hidung yg mancung.
Mungkin bagi sebagian pelaku bisnis material & equipment coffee, ini merupakan momentum jualan. Tapi bagi,saya ini adalah topeng. Toh, kenyataannya lebih dari 50% orang datang coffeeshop tidak beli kopi (hasil survey di outlet yg saya handle, levih dari 10 outlet). Dan paling kurang suka jika berbicara dengan para Barista. Yang dibicarakan hanya Merk & Alat. Padahal hanya 0, … % yang punya atau sekedar pernah pegang. 

Semua dianggap gak Mbois. Kalo gak tahu kopi. Saya jadi berpikir kl kopi sekarang hampir sejajar dengan Golf. Dianggap mahal, mewah, kaya & bisnis.

Saya coba curhat sebagai konsultan cafe / coffeeshop. Suka gak apa, tp fanatik / idealis yg berlebih .. Jangan. Karena apapun yg berlebih itu gak baik. Pecinta kopi harus bisa jadi konsultan minuman, bukan jadi pembuat kopi. 

Apa itu konsultan Minuman ?

Konsultan minuman adalah orang yang bisa membuat & mereferensikan minuman sesuai keinginan orang lain. Dan itu tidak hanya Wedang Kopi. Karena saat ini sangat miris, hampir semua barista berpikir, Kamu Harus ngopi biar kamu bisa ngobrol dengan aku. 

Hello, hidup gak sekedar numpang ngopi. Ada banyak hal indah yg bisa dipelajari. Jika passionmu tentang kopi, berkaryalah dengan baik. Buat eksperimen – eksperimen baru. Jangan hanya arabika, latte & single origin. 

Kopi adalah mahakarya, buat dengan hati & rasakan dengan nalurimu. Kopi bukan menang / kalah. Benar / salah. Tapi kopi adalah sebuah cerita dalam episode kehidupan. 

Jangan hanya kopi, masih ada mahakarya lain berupa tea, mocktail, dan ratusan karya hebat yang lain. 

Wahai barista, kita hanya pion – pion prajurit catur. Yang dikendalikan Orang & bertugas melindungi raja & ratu.

Iklan

Kehidupan Tidak Pernah Berakhir

Sebuah judul yg menohok dalam hati. Sebenarnya itu salah satu Brand Kuliner Resto & Oleh – oleh dari Bandung. Dari pengamatan saya ” Kehidupan tidak pernah Berakhir ” sebenarnya sangat baik jika diimbangi konsep bisnis yang dinamis.

Brand ini termasuk unik karena yg dijual adalah produk Vegetarian. Dengan Mengedepankan product knowledge & edukasi tentang pentingnya kesehatan & keseimbangan alam. Produk nya semua sehat & bersih.  Tingkat kompetitor rendah, dan secara lokasi strategis (di depan rumah sakit).

Tapi ada tulisan celetukan “tidak ada komisi / mark up harga ” & tulisan tempat antrian + video saat orang berjubel mengantri 400 an orang.

Menurut saya tidak boleh seperti itu. Dalam bisnis yg diutamakan adalah Dinamis & Meningkatkan Profit. Jika ada Freelance Marketing / Reseller menjualkan product dg tidak diberikan imbalan & harus menaikkan harga, bagi saya itu kurang baik. 

Dan untuk antrian, seharusnya dg segmen premium, harusnya diutamakan pelayanan. 

Secara global, resto ini saya kasih rating 73%