Blog Contest

Apa Yang Sudah Kita Berikan Untuk Indonesia

SDM Unggul Indonesia Produktif - Fariz Chamim - Kadin Indonesia

Sudah menjadi rahasia umum, Jika Indonesia adalah negara yang kaya. Dari Sisi Sumber Daya Alam ataupun Sumber Daya Manusia nya. Negara Indonesia dikenal dengan negara “Gemah Ripah Loh Jinawi” yang berarti Negara yang tenteram, makmur dan kaya akan hasil bumi.

Tapi sudah sadarkah kita? Karena kekayaan alam Indonesia, kita menjadi terbiasa hidup dalam kemewahan alam. Kita dimanjakan oleh alam. Hangatnya matahari pagi, Dinginnya udara malam, melimpahnya hasil bumi, hidupnya jutaan spesies flora dan fauna, hingga bentangan salju dapat kita lihat di tanah Indonesia. Dan Bumi Indonesia memiliki semuanya. Negara Kaya yang indah dan sangat ramah.

Dalam kemewahan ini kita akhirnya menjadi terlena. Terbiasa dimanjakan oleh alam Indonesia. Sementara masyarakat negara lain yang secara geografis tidak seperti wilayah Indonesia, mereka berpikir keras, agar dapat hidup seperti di Indonesia. Mereka Terus Belajar, Mereka tak berhenti bereksperimen, dan berharap apapun yang ada di indonesia harus ada di negara mereka. Dan Kini, Negara – negara yang dulu tertinggal sekarang menjadi negara yang terus berkembang dan kini beranjak menjadi negara besar, meskipun alam mereka tidak sekaya dan semewah indonesia.

SDM Unggul Indonesia Produktif - Fariz Chamim - Kadin Indonesia - Blog Competition

Mengapa Saat Ini Indonesia menjadi negara berkembang yang mulai kalah bersaing dengan negara berkembang lainnya ? Dan mengapa banyak negara lain yang melirik Indonesia hanya karena hasil alam dan menjadikan indonesia sebagai target pasar mereka ?

Itu adalah pertanyaan mudah, yang mudah untuk dijawab dan butuh kerja keras untuk membuktikannya.

Padahal Jaman Dulu, Indonesia sangat disegani negara lain bukan hanya karena hasil alamnya. Tapi karena keragaman budaya, kekuatan kebersamaan, dan sumbangsih para pendiri bangsa pada perkembangan dunia.

Saat ini karena kualitas Sumber Daya Manusia dan peran pemerintah Indonesia yang dianggap kurang konsisten. Indonesia hanya menjadi bidikan serangan negara lain. Ibaratnya “Jiwa dan Raga kita dieksploitasi dengan kondisi kita tersadar dan kita hanya bisa terdiam, melihat dan merasakannya.

Ada banyak pekerjaan besar dari semua pihak agar kita menjadi negara yang benar – benar besar dan kaya. Dan kita tidak bisa memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada pemerintah. Karena apapun yang dilakukan pemerintah, tanpa kita mengubah pola pikir dan mental kita, sepertinya cita – cita besar indonesia sulit untuk diwujudkan. Menurut pemikiran saya, menjadi negara besar dan kaya sudah tidak hanya bertumpu pada hasil alam dan banyaknya cerita sejarah. Tapi sudah seharusnya mulai berfokus pada pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia. Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia bisa dimulai dari :

  1. Pengembangan Pendidikan Intelektual, yaitu bagaimana SDM di Indonesia harus mempunyai kemampuan dalam hal :
    • Menalar dan Merencanakan, seperti membuat sebuah Visi dan Misi tiap personal
    • Kemampuan Memecahkan permasalahan
    • Kemampuan dalam Memahami sebuah Ide
    • Kemampuan dalam Menggunakan bahasa yang tepat dalam berkomunikasi
    • Kemampuan Daya tangkap dalam mempelajari suatu materi.
  1. Pengembangan Pendidikan Emosional. yaitu Pendidikan yang Berfokus pada hal pengelolaan tingkat emosional di dalam dirinya sehingga bisa mempengaruhi secara positif orang disekitarnya. Bagaimana menerima, menilai, mengelola, dan mengontrol tingkat emosional. Sehingga akan tercipta Sikap yang Positif, Karakter dan Mental yang Kuat.
  2. Pengembangan Pendidikan Spiritual, dimana dalam pendidikan ini seseorang diharapkan berkomunikasi secara vertikal dengan penciptanya, sehingga ia mampu mengatasi persoalan dan dapat berdamai dengan pemasalahnnya. Kecerdasan Spiritual yang diterapkan biasanya terlihat dari
    • Sikap seseorang yang fleksibel
    • Tingkat kesadarannya yang tinggi
    • Mudah beradaptasi dengan lingkungan
    • Mampu dan Mau menghadapi penderitaan
    • Mampu belajar dari kegagalan
    • Bisa melihat keterkaitan antara berbagai hal
    • Mandiri dan mengerti akan makna hidupnya.

Dan Jika 3 poin diatas benar – benar menjadi karakter masyarakat di Indonesia, maka Bukan tidak mungkin Indonesia menjadi negara besar di era Industri 4.0 seperti sekarang ini dan era society 5.0 yang sudah akan datang. Dan Kita tidak perlu lagi khawatir akan pasar bebas dan serbuan tenaga asing dari luar negeri ataupun serbuan teknologi terbaru.

SDM Unggul Indonesia Produktif - Fariz Chamim - Kadin Indonesia - Blog Competition 2019

Pengembangan Intelektual, Emosional & Spiritual adalah dasar dalam membangun SDM yang berkualitas. Dan setelah SDM yang berkualitas tercipta di semua lini, harus diimbangi dengan dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak lain yang terkait, berupa “Pembuatan Regulasi beserta Indikator Kinerja”. Dimana setelah Regulasi dan Indikator kinerja selesai dibuat, harus ada Komitmen dari semua pihak untuk menjalankan Sistem yang dibuat tersebut. Karena sebaik apapun sistem tersebut, jika tanpa ada komitmen untuk menjalankan, maka akan sia – sia.

Dan dalam menyelesaikan pekerjaan besar ini pemerintah tidak berjalan sendiri. Banyak lembaga ataupun organisasi di indonesia yang akan membantu mewujudkan mimpi tersebut. Salah satu diantaranya adalah Organisasi Pengusaha Indonesia yang biasa disebut KADIN Indonesia (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) atau masyarakat luas lebih mengenal dengan sebuatan KADIN.

Setelah kualitas Sumber Daya Manusia sudah baik dan sesuai kebutuhan sekarang, regulasi pun sudah dibuat, dan semua pihak berkomitmen menjalankan regulasi, maka selanjutnya kita bisa menjadi negara besar yang berkarakter dan bermartabat. Karena Sumber Daya Manusia Unggul adalah kunci Indonesia Produktif, berdaya saing, dan fleksibilitas dalam menghadapi tantangan global di era Industi 4.0.

SDM Unggul Indonesia Produktif - Fariz Chamim - Kadin Indonesia - Blog Competition 4

Sudah waktunya kita berpikir tentang Apa yang sudah kita berikan Untuk Indonesia. Bukan lagi tentang apa yang sudah diberikan negara kepada kita ? Dimana kalimat tersebut merupakan motivasi bagi kita semua, agar menjadi karakter “tangan diatas dari pada tangan dibawah”. Dan “sukses bukan tentang Darimana kita berasal, tapi lebih kepada, apa yang ada dalam diri kita, dan apa yang bisa kita berikan kepada sesama”. Semua hal pasti berproses dan harus ada progress. Tidak ada kesuksesan yang instan.

Dan dalam tulisan ini saya tidak hanya sekedar menulis, tapi saya juga sudah menjalankan apa yang saya tulis dengan menerapkan metode yang saya tulis seperti poin – poin di atas. Dan hasilnya sangat positif dan luar biasa pesat. Bahkan untuk menaikkan tingkat kemampuan dalam bekerja, saya tidak hanya berhenti dititik itu. Saya terus bereksperimen dan mencoba mempelajari beberapa aspek yang dibutuhkan oleh pelaku usaha, agar kedepan bisa mempunyai daya saing global. Beberapa fokus yang saya pelajari diantaranya adalah :

  1. Fokus Pemasaran
  2. Fokus Management
  3. Fokus Permodalan

SDM Unggul Indonesia Produktif - Fariz Chamim - Kadin Indonesia - Blog Competition 5

Mayoritas orang berpikir jika dunia usaha hanya tentang berapa modal awal untuk memulai dan tanpa modal semua hanya sebuah konsep diatas kertas. Bahkan ada pula yang hanya berfokus pada konsep management, karena mereka berpikir mempunyai modal awal yang besar dan mereka berharap modal mereka akan bertumbuh, bukannya semakin habis dan rugi.

Tapi dalam dunia usaha, seharusnya jika kita sudah mempunyai produk maka fokus kita sebaiknya tertuju pada aspek pemasaran. Karena pemasaran merupakan kunci utama dari suatu usaha.

“Bagaimana cara kita menimbulkan permintaan pasar, bagaimana cara kita menentukan posisi di pasar, Bagaimana cara kita menciptakan pasar dan bagaimana cara kita mengedukasi pasar”

Dunia usaha seakan menjadi tujuan banyak orang. Karena didalamnya ada banyak iming – iming pendapatan tak terbatas, jika kita sukses.

Sedangkan dari sudut pandang yang saya ketahui, definisi sukses tiap orang adalah berbeda, semua bukan hanya tentang harta dan tahta. Karena jika dikembalikan lagi pada tujuan penciptaan manusia, definisi sukses adalah nilai manfaat bagi sesama.

Semoga SDM kita semakin Unggul, agar Indonesia bisa menjadi negara yang produktif dan profesional. Saya yakin, karena saat ini pemerintah, dan KADIN Indonesia, telah memberikan dukungan penuh untuk kemajuan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia. Tidak ada hal yang tidak mungkin dan Indonesia Pasti Bisa.

Terima Kasih
(Fariz Chamim Udien)

*Artikel ini diikutkan pada KADIN Blog Competition 2019 dan selamat atas RAPIMNAS KADIN Indonesia 2019 di Bali.

28 tanggapan untuk “Apa Yang Sudah Kita Berikan Untuk Indonesia”

  1. Tulisannya mantap mas. Kalo kami yang bergerak di bidang jasa untuk membantu UKM meningkatkan brand awarness, juga mulai merasakan pergerakan yang sangat cepat di industri jasa ini. Selain SDM yang harus ditingkatkan, kolaborasi antar pelaku ekonomi juga sangat penting. Itu yang kami rasakan 😊

    Disukai oleh 1 orang

  2. Konsepnya Bagus, cuma di Indo yg parah Mental korup nya. Karena apapun hal, jika didasari korupsi, susah berkembangnya.
    Saya berharap. Generasi 4.0 sekarang uda gak ada korup2lagi. Biarlah generasi 2.0 dan 3.0 aja yg korup.
    Ayo semangat membangun bangsa

    Disukai oleh 1 orang

  3. Semoga menang di Kadin Blog Competition 2019. Tema SDM Unggul Indonesia Produktif memang benar & merupakan Kunci Keberhasilan suatu bangsa 🙏🏼

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s