Google Membuat Product Berupa Maps, Maps Nya Digunakan secara gratis oleh masyarakat & terus dikembangkan. Kemudian Google Membuat Wadah dg Nama “Local Guides Connect” . Dan wadah ini dibuat utk membantu mengembangkan produk mereka. Mengapa mereka membuat wadah ?? Karena Utk R&D biaya nya sangat tinggi. Dan mereka sebenernya hanya butuh Volunteer utk ikut membantu mengembangkan produk mereka. Mereka Bikin Regulasi agar Volunteer berjalan sesuai yg mereka inginkan.
Google selalu bicara Tentang Teknologi, Kemudahan Akses, Social Impact, Dunia Baru, dll.
Dan akhirnya terbentuklah Komunitas yg dinamakan Local Guides yg ada di ratusan Negara. Dan di Indonesia sendiri dinamakan Indonesia Local Guides.
Volunteer diberi challange positif & social issue. Dan Yg Paling Aktif akan diberi Banyak Akses & Fasilitas, termasuk ikut Local Guides Summit di Basecamp Google Amerika.
Google Tidak Menggerakkan, tp volunteer yg tergerak. Dan Volunteer pun merasa Waaoooowww jika masuk di strata yg paling tinggi.
Sekarang .. Produk Google Maps Semakin Kinclong, tanpa investasi R&D yg sangat besar & hasilnya sangat akurat & memuaskan.
Sekarang semua Uda terbiasa menggunakan Google Maps di semua kegiatan. Google skr adalah salah satu Rujukan utk banyak pertanyaan.
Endingnya skr Google maps menjadi divisi bisnis yg menguntungkan, krn Google Ads via maps skr lagi digandrungi utk penemuan bisnis lokal. Dan Google Skr juga Jual google maps API yg ditujukan untuk bisnis yg mendapatkan keuntungan dari penggunaan versi Maps, seperti navigasi, pelacakan, dan pemetaan, yang semuanya dikenakan biaya.
Skr Google Uda Meraup Laba Miliaran Dollar dari Produk Maps Nya. Dan kt tetap masih menjadi volunteer yg bahagia & loyal bagi mereka.
Dan di Era Internet & Digital yg katanya Serba Cepat & Online, justru Google banyak menggunakan metode Offline utk mengenalkan semua produknya ke Masyarakat.
Ya inilah Era Informasi, siapapun yg mampu merangkai informasi menjadi sebuah produk, dialah salah satu pemenang nya.
