3 Tips Kerja dengan Maksimal

 Jika anda ingin bekerja dengan maksimal ( hemat waktu, pikiran, tenaga dan biaya ) mungkin tips dibawah ini bisa sedikit membantu anda.

  • Catat

Rencana kerja yang menumpuk, tidak bisa hanya mengandalkan ingatan semata. Bahkan hal-hal detail pun harus segera Anda ‘rekam’ begitu terlintas di benak. Jika tidak, maka ide-ide brilian tersebut akan ‘menguap’ entah kemana.
Hal ini bisa terjadi karena di era infomasi seperti sekarang ini setiap saat pikiran dibajiri oleh data dan informasi yang jumlahnya hampir tak terhingga setiap detiknya. Maka itu, siapkanlah selalu buku catatan saku ke mana pun Anda berada. Jangan sampai ada yang terlewat. Pada intinya “Kerjakan yang anda Tulis dan Tulis yang Anda Kerjakan”

  • Tentukan prioritas

Setelah semua ide dan rencana kerja Anda telah dicatat, langkah berikutnya adalah membuat daftar prioritas mana yang harus didahulukan untuk dikerjakan dan mana yang tidak. Semua tergantung dari ‘peran’ Anda. Karena ini menjadi sangat relevan karena setiap peran memiliki prioritas yang berbeda-beda. Untuk hal-hal penting di peran Anda sebagai bawahan, belum tentu juga penting ketika Anda harus berperan sebagai pimpinan atau mitra kerja.

  • Follow up & Review

Buatlah komitmen dalam diri bahwa hari ini Anda harus benar-benar melaksanakan apa yang telah Anda catat di catatan saku tersebut sesuai prioritas dan peran yang telah Anda tetapkan. Lalu, ulangi lagi langkah di atas untuk menangkap ide serta membuat rencana kerja harian Anda.

*) Fariz.c

 

Iklan

Menjadi Negotiator Hebat

Ini hanya sekedar tulisan singkat tentang Kiat Pintar Negosiasi

Negosiasi punya peranan penting untuk mencapai suatu target kerja. Jika menguasai teknik negosiasi, perjalanan Anda menuju puncak karier akan lebih mulus dibandingkan mereka yang tidak punya kemampuan bernegosiasi yang baik.

negotiaton mlg coffee shop

Banyak orang menganggap, untuk bernegosiasi yang dibutuhkan hanya kemampuan berkomunikasi yang baik dan penampilan sempurna. Anggapan ini tentu saja tidak salah. Namun, untuk sukses bernegosiasi dibutuhkan poin-poin lain. Apa saja itu?

1. Informasi, informasi dan informasi
Sebelum memulai segala negosiasi, Anda perlu memiliki semua informasi yang relevan dan up to date yang terkait dengan tujuan negosiasi Anda. Anda tentu akan merasa nyaman jika tahu apa dan bagaimana mitra yang diajak bernegosasi. Serta, bagaimana kondisi perusahaannya terkait dengan materi yang akan dinegosiasikan. Maka kumpulkan informasi secukupnya, lalu gunakan untuk membangun komunikasi kondusif demi mencapai hasil yang diinginkan.

2. Persiapan
Kepercayaan diri akan meningkat drastis jika Anda juga melakukan persiapan-persiapan yang dibutuhkan dalam rangka bernegosiasi. Misalnya, ketika Anda bernegosiasi perihal pembangunan di sebuah kawasan, Anda perlu mempersiapkan data-data geografi dan demografi di sekitarnya, walaupun hal tersebut tidak diminta atasan atau klien. Kepercayaan diri Anda akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan pihak klien. Hal ini akan memuluskan jalannya negosiasi yang sedang Anda bangun.

3. Bersikap kritis
Negosiasi dapat berlangsung karena adanya kebutuhan dari kedua belah pihak. Biasanya proses ‘tawar menawar’ ini menjadi alot dan berkepanjangan karena salah satu atau masing-masing pihak tidak mengetahui kebutuhan pihak lainnya. Hal ini bisa terjadi karena ketidakpekaan atau karena memang pihak tersebut sengaja menyembunyikan kebutuhan inti.
Jadi, pada tahap ini bersikaplah kritis dan teruslah mengejar jawaban dengan pertanyaan-pertanyaan Anda. Sebab, biasanya Anda akan menemukan solusi bukan pada jawaban pertama. Tanamkan sugesti “bahwa Anda & perusahaan anda adalah rekanan yang paling potensial bagi perusahaan klien dalam segala hal”

4. Memberi Jawaban / Keputusan
Kita harus cerdik dan berpikir cepat. Apapun pertanyaan dan permintaan dalam negosiasi anda harus menjawab dengan tegas dan cepat. Sebagai seorang negosiator jangan pernah ada perkataan :
– Akan kami akan pikir – pikir dulu
– Akan kami tanyakan
– Akan kami pelajari & jawaban – jawaban lain yang bersifat mengambang tanpa jawaban.

5. Anggap ini adalah perusahaan saya
Anda adalah orang yang dipercaya oleh perusahaan. Dipundak andalah perusahaan ini akan berkembang atau tidak. Tentukan keputusan penting yang mengarah pada kebaikan perusahaan.

Jadi sebelum anda menemui calon klien untuk negosiasi, pelajari dahulu segala kemungkinan pertanyaan dan jawaban yang diajukan dan diminta calon klien.

Pesan dari Kami : Apapun usaha anda, pelajarilah ilmu Negosiasi & Marketing.

Terima Kasih nawakMLG