Jadi Pengusaha itu Gak Enak

Banyak yang bicara Kalo Jadi Pengusaha itu enak, karena punya banyak waktu, bebas, merdeka, kaya raya. Menurut saya itu hal salah. Karena  secara logika gak ada sesuatu yang instant dan semua butuh proses panjang.  Tapi bagi sebagian orang ada benarnya, tapi secara garis besar hal itu tidak dibenarkan.

Sekarang kita belajar dari para pengusaha dunia yang namanya sudah masuk dalam 100 orang terkaya didunia versi majalah forbes. Kita liat biografinya / kegiatannya. Apa ada yang kerjanya jalan – jalan aja? Menurut saya jalan – jalan masih banyak dilakukan para pegawai swasta / pegawai pemerintahan. Apa ada pengusaha yang gak pernah kerja usaha nya semakin berkembang? Kenyataannya para pengusaha selalu disiplin waktu, uang dan ilmu. Mereka bekerja pagi sampai malam. Dan selalu full schedule.

Jadi disini saya akan memecahkan mitos yang gak jelas kebenarannya. Jadi yang disebut pengusaha adalah orang yang bekerja untuk mendapatkan keuntungan buat dirinya sendiri, buat perusahaannya atau buat perusahaan klient nya. Disini saya tulis untuk mendapat keuntungan. Bukan mendapatkan gaji. Sebenarnya bedanya disitu aja.

Untuk Pengusaha masih dibagi menjadi 3 macam genre, yaitu :

  1. Pedagang, adalah orang yang berniaga / jual beli barang dagangannya. Dengan modal sendiri / kerjasama.
  2. Broker / Perantara / Freelance Marketing, adalah orang yang berprofesi sebagai tenaga penjual bagi sebuah perusahaan / produk. Hanya dengan dibekali margin antara harga beli & harga jual.
  3. Entreprenuer adalah orang yang menciptakan produk & membuat sistem bagi perusahaannya sendiri ataupun bagi produknya sendiri. Yang diharapkan setelah sistem berjalan dan bisa autopilot, maka dia akan mendapatkan keuntungan dari investasinya.

Dan orang yang entreprenuer dan gak pernah libur rata – rata orang yang ada digolongan entreprenuer. Mengapa? Karena mereka rata – rata selalu dituntut untuk membuat formulasi & sistem bagi perusahaannya / produknya. Berbeda dengan Pedagang / Broker / Bsnisman. Dimana mereka hanya bermain margin & prosentase. Semua ada plus minusnya. Dan itu menyesuaikan karakter tiap personal. Perbedaannya, jika entreprenuer itu long term & bisa diwariskan. Tapi jika Pedagang / Broker, rata – rata akan hancur saat ditinggal sang founder. Dan rata – rata hanya akan bertahan dibawah 100 tahun.

Jadi jika ingin jadi pengusaha, passion anda dimana ? jangan sampai salah kamar. Karena itu akan mengakibatkan stress yang berkepanjangan. Saran saya jika anda sebagai entreprenuer pemula, jangan berpikir tentang margin yang tinggi. Belajarlah tentang Entreprenuer, buatlah sebuah sistem dan konsep hingga berdarah darah. Tapi jika anda sukses di bidang entreprenuer, maka untuk pekerjaan sebagai pedagang & broker akan sangat mudah. Tapi jika anda saat ini di posisi pedagang ato broker, belum tentu secara mental anda bisa di posisi entreprenuer. Karena menurut saya Entreprenuer adalah tingkatan tertinggi dalam sebuah sistem pekerjaan / perusahaan / produk.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s