Jargon Arema

Jika Sebelum tahun 2010 Arema identik dengan kalimat ” tidak kemana – mana, tapi ada dimana – mana “ kalimat tersebut sebagai gambaran, dimanapun tim AREMA berlaga di indonesia / luar negeri, selalu ada supporter fanatik yang hadir di stadion dan mendukung tim kesayangannya. Tapi sejak 2010 Tim Arema selalu memunculkan jargon baru saat launching tim / pada saat perayaan hari ulang tahun tim Arema, yang tujuannya untuk memberikan semangat kepada tim. Tetap semangat & Tetap di Jalur Juara. Arema Pasti Juara..

Jargon Arema :

  • Musim 2010 – 2011 – We Want To Win
  • Musim 2011 – 2012 – Rise To Fight
  • Musim 2012 – 2013 – Together For Glory
  • Musim 2013 – 2014 – The Power Is Ours
  • Musim 2014 – 2015 – Keep Unity
Iklan

Berbagi Kepada Kaum Duafa Dengan Hasil dari Blog

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk berbagi dengan sesama, diantaranya dengan Blog. Blog / Website bukan hanya sekedar tempat untuk kita menulis sebagai hobby atau menulis untuk mempromosikan & menjual suatu product. Dengan blog kita bisa mendapatkan uang, dengan blog kita bisa berbagi ilmu / sharing pengalaman & pengetahuan, dan dengan blog kita bisa memberi kepada sesama. Blog MLGcoffee.com saya dedikasikan kepada kaum duafa di wilayah kota malang, dimana semua pendapatan dari blog MLGcoffee.com akan disumbangkan melalui yayasan Duafa & melalui komunitas sosial di kota malang.

Dari Mana Saya Menghasilkan Uang ?

Banyak hal yang bisa saya lakukan untuk mendapatkan memberi kepada sesama (bukan hanya materi, karena saat ini saya bukan orang yang kelebihan materi) . Tapi dengan :

  1. Mengikuti Lomba / Contest Blog / Kuis / Competition Blog. Saat ini, banyak Kontes Blog / Lomba menawarkan hadiah jutaan rupiah / atau barang – barang mewah lainnya. Dengan peluang tersebut, saya mencoba menulis dengan semua kemampuan saya, pengalaman, materi lomba,dll untuk mengikuti lomba / kontes tersebut, dimana, jika blog ini mendapatkan hadiah maka hadiah itu yang akan disumbangkan kepada yayasan duafa di wilayah malang raya.
  2. Berbekal Bayaran dari Iklan yang saya pasang di Blog ini. Banyak sekali rupiah yang didapatkan blog, jika blog tersebut traffic pengunjungnya sangat tinggi. Pihak Advertiser melalui Situs Advertising dengan Platform afiliasi, seperti accesstrade / google rela membayar mahal, asal produk mereka dilihat (CPM), dikenal dan dibeli orang konsumen. itu saja. Dengan potensi besar tersebut, saya mencoba memaksimalkan traffic pengunjung ke blog ini. Suatu misal ada iklan Resto, dimana setiap Pengunjung yang melakukan klik di iklan banner tersebut, maka blog ini akan mendapat Rp.600,- (CPC) atau Iklan Banner Dokter Online (CPA). dimana jika ada member baru  yang melakukan pendaftaran melalui refferal link di banner iklan, maka blog ini mendapat Rp.3.500,-/ member yang melakukan pendaftaran baru.Disitu, kita memberi keuntungan pada perusahaan pemasang iklan dan ada keuntungan dari setiap product baru yang kita kenal / kita beli.
  3. Nitip transaksi via paypal.com. Paypal adalah No. Rekening Online yang paling aman dan paling banyak digunakan di dunia. Banyak orang yang mau transaksi online terkendala tidak mempunyai kartu kredit / paypal, sehingga mereka bingung bagaimana caranya mencairkan uang dari hasil kerja mereka di dunia maya / bagaimana cara membeli / membayar suatu transaksi di dunia maya, dari alasan tersebut, kami mencoba membantu memfasilitasi. dan Mayoritas, mereka memberi imbalan seikhlasnya berupa Dollar. ada yg memberi $0,1 sampai $5 utk setiap transaksi mereka.

Dan jika itu dikumpulkan, maka tiap bulan akan terkumpul jutaan atau bahkan puluhan juta rupiah untuk disumbangkan kepada yayasan duafa, hanya dengan melakukan hal sepele yang tidak kita duga. Saat kita akan memberi pengemis 500 rupiah, mungkin kita akan berpikir panjang dengan uang 500 rupiah tersebut. Mungkin alasan tidak mendidik lah, atau alasan kita sendiri cari uang 500 perak dengan susah, dll. Yang pada akhirnya kita tidak rela memberikan sedikit harta yang kita punya untuk sesama. Dan jika kita tidak ikhlas, maka kita tidak akan dapat mendapatkan ridho dari Allah SWT. Trus apa fungsinya beramal??? Tapi denga beramal melalui membaca dan sedekah klik,  saya yakin orang pasti ikhlas, dengan metode sedekah ini.

Memberi tidak harus dengan harta, tetapi dengan membantu dengan pikiran / tenaga itu bisa lebih dari cukup jika kita tahu potensinya. Jika anda ingin melihat hasil lomba di Blog /di  Social Media & hadiah yang diperoleh blog ini, bisa anda lihat di Halaman AWARD. Mungkin hasil itu masih sangat kecil, karena saat itu waktu saya untuk mengurusi blog ini masih belum ada, dan traffic di blog ini saat itu masih 50 pengunjung perhari. tapi saat ini, pengunjung blog ini naik berpuluh – puluh kali lipat. Dan hasilnya pun dalam hitungan hari sangat lumayan menurut saya (lihat print screen dibawah ini).

xxxx xxx copy x xx

Mungkin Bagi Para master Afiliasi / SEO / Internet Marketing nilai diatas masih sangat kecil & sangat ditertawakan. Tapi menurut saya hal ini adalah awal dari sebuah Perubahan. Mari Memberi, mari berbagi & peduli sesama. Jika anda berpikir saya orang kaya, maka anda salah besar, saya hanya mencoba meluangkan sedikit waktu untuk memikirkan sesama, daripada saya hanya melihat TV berjam – jam dan disuguhi iklan – iklan yang hanya menguntungkan mereka.

Ini sedikit Foto Kegiatan sosial yang pernah dilakukan, tidak semua saya dapatkan fotonya karena niat awal bukan foto – foto an. Dan ini bukan uang saya, tapi uang dari blog MLGcoffee.com, kegiatannya diantaranya Pray For Den Djuko, Berbagi Buku di Kec. Poncokusumo, Aksi Sosial One Billion Rising, Dengan We Love Berbagi Community ke Kaum Duafa di Kec. Poncokusumo berbagi sembako, Fun with Charity dengan anak yatim, Pray for gunung kelud dengan we love berbagi community & milanisti malang, Santunan Anak Yatim di panti asuhan Kec. Pakis,dll. Kedepan, saya akan coba dokumentasikan secara resmi disertai bukti pengeluaran untuk kegiatan apapun.

z MLG coffee Pray For

Untuk kebaikan sesama dan semoga hal kecil ini menjadi suatu hal besar yang bisa dirasakan manfaatnya bagi semua orang. Tetep “Be Your Self” tetep Rock & Roll, and selalu #PrayFor …

Javanesse Language VS British Language

Ternyata Bahasa Jawa alias Boso Jowo, itu lebih ringkas dan lebih simpel daripada bahasa Inggris. Bahasa Jawa Juga Lebih memiliki lebih banyak kosakata daripada Bahasa Indonesia / Bahasa Inggris, Contoh simpelnya :

  1. Walk slowly on the edge (side)of the road = Mlipir
  2. Falling backward and then hit own head = Nggeblak
  3. Falling/tripping forward (and may hit own face) = Kejlungup ; Njelungup
  4. Smearing one’s body with hotointment or liquid and then massaging it = Mblonyohi
  5. Riding an old bicycle =Ngonthel ; Mancal
  6. Got hit a truck that is moving backward = Kunduran Truk
  7. Hot pyroclastic cloud rolling down a volcano = Wedus Gembel
  8. A small,sharp thing embedded inside one’s skin = Susuben ; Ketlusupen ; Tlusupen
  9. Thing getting out from a container accidentally because of gravity = Mbrojol
  10. Get hit by thing collapsing on top of one’s head/body = Kambrukan
  11. Drinking straight from the bottle without using the glass,where whole bottle tip gets into the mouth = Ngokop
  12. Difficult to open eyes because something is shining very bright = Blereng
  13. Hanging on tightly to something in order to be inert = Gondelan ; Gocekan
  14. Falling/tripping accidentally because of a hole =Kejeglong
  15. Being over active carelessly = Pecicilan
  16. Felling unwell because of cold temperature = Katisen ; Kademen
  17. Releasing “wind” from the body thru a coin drawn across The skin’s surface = Kerokan
  18. Finding by accident something good or useful without looking for it = Ndilalah
  19. Expression or gesture due to a sudden appearance (of something)= Mak Jegagik ; Mak Bedunduk ; Ujug – Ujug
  20. Water come out from your mouth = Ngeces ; Ngiler
  21. A lot of water come out from your skin = Gembrobyos ; Gobyos
  22. Doing something with your finger = Utek – utek
  23. Have something between your teeth = Seliliten
  24. Accidentally poke your eyes = Keculek
  25. Mother Fucker = Simbokne Ancok
  26. Make Love = Kenthu ; Gimbrut

Mau mau nambahi, Monggo di tulis di comment, nanti saya up date di tulisan. Jadi Apa lagi alasan kita untuk selalu kebarat – baratan. Cintai Budaya Indonesia, Cintai Budaya kita sendiri, Kalo Bisa Sebarin budaya kita biar orang luar yang mempelajari bahasa kita.

Arema dan Sejarahnya

Nama Arema adalah legenda Malang. Dan ” Kidung Harsawijaya “ yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di kala Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema terbilang cukup gemilang. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara seperti ditulis dalam Kidung Panji Wijayakrama hingga seluruh pemberontak hancur seperti daun dimakan ulat. Demikian pula pemberontakan Cayaraja seperti ditulis kitab Negarakertagama.

Kebo Arema pula yang menjadi penyangga politik ekspansif Kertanegara. Bersama Mahisa Anengah, Kebo Arema menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi. Kemudian bisa menguasai Selat Malaka. Sejarah heroik Kebo Arema memang tenggelam. Buku-buku sejarah hanya mencatat Kertanegara sebagai raja terbesar Singosari, yang pusat pemerintahannya dekat Kota Malang.

Sampai akhirnya pada dekade 1980-an muncul kembali nama Arema. Tidak tahu persis, apakah nama itu menapak tilas dari kebesaran Kebo Arema. Yang pasti, Arema merupakan penunjuk sebuah komunitas asal Malang. Arema adalah akronim dari Arek Malang.

Arema kemudian menjelma mejadi semacam “subkultur” dengan identitas, simbol dan karakter bagi masyarakat Malang. Diyakini, Arek Malang membangun reputasi dan eksistensinya di antaranya melalui musik rock dan olahraga. Selain tinju, sepakbola adalah olahraga yang menjadi jalan bagi arek malang menunjukkan reputasinya. Sehingga kelahiran tim sepakbola Arema adalah sebuah keniscayaan.

Kesebelasan Arema (Arema Football Club/Persatuan Sepakbola Arema nama resminya) lahir pada tanggal 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepakbolaan di Malang. Pada masa itu, tim asal Malang lainnya Persema bagai sebuah magnet bagi arek Malang. Stadion Gajayana home base klub pemerintah itu, selalu disesaki penonton.

Di mana Arema waktu itu ? Yang pasti, ia belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepakbola. Ia masih jadi sebuah “utopia”.

Seorang Sosok Adalah Acub Zaenal yang kali pertama punya andil menelurkan pemikiran membentuk klub galatama. Jasa “Sang Jenderal” tidak terlepas dari peran Ovan Tobing, humas Persema saat itu. waktu itu Pak Acub Zaenal saya undang ke Stadion Gajayana ketika Persema lawan Perseden, Denpasar,” ujar Ovan. Melihat penonon membludak, Acub yang kala itu menjadi Administratur Galatama lantas mencetuskan keinginan mendirikan klub galatama. “You bikin saja (klub) Galatama di Malang,” kata Ovan menirukan ucapan Acub.

Beberapa hari setelah itu, Ir Lucky Acub Zaenal –putra Mayjen TNI (purn.) Acub Zaenal– mendatangi Ovan di rumahnya, Jl. Gajahmada 15. Ia diantar Dice Dirgantara yang sebelumnya sudah kenal dengan dirinya. “Waktu itu Lucky masih suka tinju dan otomotif,” katanya. Dari pembicaraan itu, Ovan menegaskan kalau dirinya tidak punya dana untuk membentuk klub galatama. “Saya hanya punya pemain,” ujarnya. Maka dipertemukanlah Lucky dengan Dirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘86.

Harus diakui, awal berdirinya Arema tidak lepas dari peran besar Derek dengan Armada 86-nya. Nama Arema awalnya adalah Aremada yang merupakan gabungan dari Armada dan Arema. Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema 86. Sayang, upaya Derek untuk mempertahankan klub Galatama Arema 86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terseok-seok karena dihimpit kesulitan dana.

Dari sinilah, Acub Zaenal dan Lucky lantas mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema 86 supaya tetap survive. Setelah diambil alih, nama Arema 86 akhirnya diubah menjadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987 sesuai dengan akte notaris Pramu Haryono SH–almarhum–No 58. “Penetapan tanggal 11 Agustus 1987 itu, seperti air mengalir begitu saja, tidak berdasar penetapan (pilihan) secara khusus,” ujar Ovan mengisahkan.

Hanya saja, kata Ovan, dari pendirian bulan Agustus itulah kemudian simbol Singo (Singa) muncul. “Agustus itu kan Leo atau Singo (sesuai dengan horoscop),”imbuh Ovan. Dari sinilah kemudian, Lucky dan, Ovan mulai mengotak-atik segala persiapan untuk mewujudkan obsesi berdirinya klub Galatama kebanggaan Malang. Segala tetek-bengek mulai pemain, tempat penampungan (mess pemain), lapangan sampai kostum mulai diplaning.

Bahkan, gerilya mencari pemain yang dilakukan Ovan satu bulan sebelum Arema resmi didirikan.Pemain-pemain seperti Maryanto (Persema), Jonathan (Satria Malang), Kusnadi Kamaludin (Armada), Mahdi Haris (Arseto), Jamrawi dan Yohanes Geohera (Mitra), sampai kiper Dony Latuperisa yang kala itu tengah menjalani skorsing PSSI karena kasus suap, direkrut. Pelatih sekualitas Sinyo Aliandoe, juga bergabung.

Hanya saja, masih ada kendala yakni menyangkut mess pemain. Beruntung, Lanud Abd Saleh mau membantu dan menyediakan barak prajurit Pas Khas untuk tempat penampungan pemain. Selain barak, lapangan Pagas Abd Saleh, juga dijadikan tempat berlatih. Praktis Maryanto dkk ditampung di barak. “TNI AU memberikan andil yang besar pada Arema,” papar Ovan.

Sempat ada kendala, yakni masalah dana yang merupakan masalah utama yang kelak terus membelit Arema. “Kalau memang tidak ada alternatif lain, ya papimu Luk yang harus mendanai,” jelas Ovan saat mengantarnya ke Bandara Juanda. Sepulang dari Jakarta, Acub Zaenal sepakat menjadi penyandang dana.

Prestasi klub Arema bisa dibilang seperti pasang surut, walaupun tak pernah menghuni papan bawah klasemen, hampir setiap musim kompetisi Galatama Arema F.C. tak pernah konstan di jajaran papan atas klasemen, namun demikian pada tahun 1992 Arema berhasil menjadi juara Galatama. Dengan modal pemain-pemain handal seperti Aji Santoso, Micky Tata, Singgih Pitono, Jamrawi dan eks pelatih PSSI M.Basri, Arema mampu mewujudkan mimpi masyarakat kota Malang menjadi juara kompetisi elit di Indonesia.

Sejak mengikuti Liga Indonesia, Arema F.C. tercatat pernah 3 kali masuk putaran kedua atau 8 besar. Yang pertama pada musim kompetisi Liga Indonesia ke II tahun 1995 , pada musim kompetisi Liga Indonesia ke VI tahun 2000 dan musim Liga Indonesia ke VII tahun 2001, Arema kembali mengulangi suksesnya masuk putaran 8 besar yang berlangsung di Jakarta.

Walaupun berprestasi lumayan, tapi Arema tidak pernah lepas dari masalah dana. Hampir setiap musim kompetisi masalah dana ini selalu menghantui. Sehingga tak heran hampir setiap musim manajemen klub selalu berganti. Pada tahun 2003, Arema mengalami kesulitan keuangan parah yang berpengaruh pada prestasi tim. Hal tersebut yang kemudian membuat Arema FC diakuisisi kepemilikannya oleh PT. Bentoel Internasional, Tbk pada pertengahan musim kompetisi 2003.

Meski demikian, keberadaan Arema tetap tidak terselamatkan sehingga harus degradasi ke Divisi I. Tak lama kemudian, dengan materi dan dana dari pemilik baru, Arema berhasil menjadi juara Divisi I Liga Indonesia 2004 dan kembali berlaga di Divisi Utama pada musim kompetisi 2005.

Arema juga langganan 8 besar di liga indonesia, 2 kali juara Copa Indonesia di tahun (2005 dan 2006), 2 kali mengikuti Liga Champions Asia ( Liga tertinggi di benua Asia ), dan tahun 2010 menjadi Juara Indonesia Super Liga.

Kini Arema yang mempunyai sejarah nama Arema Malang, Arema Galatama atau Arema 87 berganti nama menjadi Arema Indonesia ( PT. Arema Indonesia ).

Apapun nama dari Arema, berkaca dari sejarah Arema Malang, Klub kebanggaan Orang Asli Malang ini selalu dililit masalah finansial. Meski Arema Indonesia, merupakan Klub Elite di Indonesia yang berprestasi, mempunyai nilai jual dan memiliki jutaan pendukung fanatik di Malang, Indonesia maupun Luar Indonesia.

Arema Indonesia adalah Arema Malang dan akan se heroik Kebo Patih Arema ( the Legend of Malang )

Untuk semua orang yang mengaku menyukai arema / aremania, agar lebih mengerti apa itu arema, sejarah Arema & filosofi arema. Arema ada itu jiwa & karakter, Bukan terletak pada style, Atribut atau Komunitas

“Salam Satu Jiwa”